Mulutku terbungkam
Kala kau menebar senyuman
Akupun bergetar
Namun kau tak menghiraukan
Diriku terdiam
Kala melihat kau berjalan
Pergi meniggalkanku sendirian
Tanpa ada secercah harapan
Ku semakin ragu
akan tingkah lakumu
Kau selalu membisu
kala aku menyapamu
Apakah aku salah
Karna telah mencintaimu
Bukankah Tuhan memang menggariskan
Agar kita hidup berdampingan
Seakan bisu
Diam terpaku
Sekelebat bayanganmu
Menyisakan rindu
*
200308
Tiada Harapan
Labels: Poetry
Kian Tersiksa
Rasa ini...
Sudah lama kupendam
Semakin ia dalam
Hingga tak mampu ku lampiaskan
Hati ini...
Sudah lama mengidamkan
Sesosok bidadari pujaan
yang slalu menghiasi malam
Bidadariku...
Masih tegakah engkau membiarkan
diri ini terbelenggu cintamu
Engkau masih slalu menjaga egomu
Di sini...
Aku kian tersiksa oleh cintamu
*
130308
Labels: Poetry
Kosong
Ku menyendiri di sudut ruang
Hampa...
Tak ada yang kurasa
Hening...
Semua membuatku pening
Kosong...
Tiada lagi orang
Ke mana semua orang
Padahal aku di tengah keramaian
Tak bisakah mereka sadar
Kalau aku sedang mengejar seseorang
Seakan bisu
Akupun terpaku
Diam seperti malu
Tak merasakan sesuatu
Hanya kosong di sekitarku
*
090308
Labels: Poetry
Ingin Memilikimu
Wajah ayumu...
Membuatku gila
Elok parasmu...
Sungguh memesona
Merah ranum pipimu...
Meluluhkan raga
Duh cinta...
Kaulah pujaan hati
Dambaan kaum lelaki
Harapan surga duniawi
Duh cinta...
Izinkanlah jiwa ini
membawamu pergi
terbang jauh melayang
Duh cinta...
Perkenankanlah raga ini
memilikimu sendiri
memenuhi panggilan hati
Tapi mengapa kau berlari
Menghindari diri ini
Tersiksa dengan api cinta
yang kian membara
Ingin ku berteriak
Biar didengar khalayak
'Sungguh cinta ini suci...'
'Sungguh jiwa ini ingin memilikimu sendiri...'
*
Teruntuknya...
yang jauh di sana...
070308
Labels: Poetry

